Sampah Jawa Barat Akan Berubah:
11 TPST Dioptimalisasi,
Satu Rasa Siap Berkontribusi
Kementerian PU resmi membuka peluang bagi penyedia teknologi terbaik untuk mentransformasi cara Jawa Barat mengolah sampah. Ekosistem Satu Rasa dari PT CRE hadir membawa solusi nyata yang telah teruji di lapangan.
Ada kabar besar dari dunia pengelolaan sampah Indonesia. Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya tengah mempersiapkan program besar yang akan mengubah cara 11 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Jawa Barat beroperasi. Program ini bernama ISWMP — Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project, sebuah inisiatif nasional yang didukung pembiayaan World Bank.
Dan Ekosistem Satu Rasa, bersama tim engineering PT Centra Rekayasa Enviro, dengan bangga menjadi salah satu calon penyedia teknologi yang diundang berpartisipasi dalam proses market sounding program ini.
Apa Itu Program ISWMP dan Mengapa Penting?
Selama bertahun-tahun, banyak TPST di Indonesia yang sudah dibangun namun tidak beroperasi optimal. Mesin mangkrak, kapasitas tidak tercapai, residu menumpuk, biaya operasional membengkak. Program ISWMP hadir untuk memutus siklus ini dengan cara yang terukur dan berbasis data.
Yang membuat program ini spesial adalah penggunaan sistem KPI KRFB — sebuah formula yang mengalikan empat indikator kinerja menjadi satu angka yang mencerminkan keandalan operasional TPST secara menyeluruh.
Target minimal: 30% dalam 3 bulan masa operasional
Dengan pendekatan ini, pemerintah tidak hanya membeli mesin — tapi membeli kinerja yang terukur. Vendor yang menang lelang harus membuktikan bahwa sistem mesin yang dipasok benar-benar mampu mencapai target. Inilah yang membedakan program ISWMP dari pengadaan mesin biasa.
Sebelas TPST, Satu Visi Besar
Berikut adalah 11 TPST yang akan dioptimalisasi, lengkap dengan rencana kapasitas dan teknologi intervensinya. Kami di Satu Rasa telah mempelajari kebutuhan masing-masing lokasi secara mendalam:
Peran Ekosistem Satu Rasa dalam Program Ini
Ekosistem Satu Rasa bukan sekadar produk mesin. Ia adalah cara pandang baru tentang pengelolaan sampah: bahwa setiap ton sampah yang masuk ke TPST harus bisa diolah menjadi nilai — baik itu RDF untuk bahan bakar, kompos untuk pertanian, maggot untuk pakan ternak, atau energi terbarukan. Tidak ada yang terbuang percuma.
Workshop kami ada di Bandung, teknisi kami bisa hadir di lokasi TPST dalam hitungan jam. Spare parts bisa diproduksi ulang tanpa perlu menunggu impor berminggu-minggu. Itulah yang kami sebut keunggulan lokal yang nyata.
PT Centra Rekayasa Enviro — Tim Engineering Satu RasaTeknologi yang Kami Bawa ke Meja
- Rotary Dryer dan Thermal Drying System — inti dari intervensi teknologi di 8 dari 11 TPST yang dioptimalisasi, menghasilkan RDF berkualitas sesuai SNI 9313:2024
- Sistem Pemilahan Mekanis — termasuk primary shredder, turbo separator, disc screener, dan magnetic separator yang semuanya diproduksi in-house
- Lini RDF Modular 25–300 ton/hari — dirancang untuk fleksibilitas, dapat dikonfigurasi sesuai kapasitas dan luas hanggar masing-masing TPST
- Platform Sampah Watch — sistem monitoring digital berbasis IoT yang memungkinkan pemantauan KPI KRFB secara real-time, mendukung akuntabilitas pengelolaan TPST kepada pemda dan pusat
- Program pelatihan operator — pendampingan 3 bulan sesuai persyaratan ISWMP, dengan SOP dan manual book yang terstandarisasi
Ekosistem Satu Rasa adalah satu-satunya solusi yang mengintegrasikan mesin pengolahan, platform digital ESG (Sampah Watch), dan ekosistem komunitas dalam satu paket terpadu. Ketika TPST beroperasi dengan baik, data emisi dan nilai ekonomi karbon dapat langsung terhitung dan dilaporkan secara otomatis.
Timeline Program: April 2026 – April 2027
Program ISWMP bergerak cepat. Dari proses lelang hingga uji operasional, semuanya dijadwalkan selesai dalam waktu satu tahun. Berikut adalah gambaran tahapan yang telah ditetapkan:
Timeline yang ketat ini justru menguntungkan vendor yang memiliki kapasitas produksi in-house. Dengan workshop fabrikasi di Bandung, CRE tidak bergantung pada rantai pasok impor yang berisiko mempengaruhi jadwal pengiriman.
Dari Sampah Menjadi Energi: RDF Standar SNI
Target akhir dari seluruh intervensi teknologi di TPST ISWMP adalah menghasilkan Refuse-Derived Fuel (RDF) yang memenuhi spesifikasi SNI 9313:2024 sebagai bahan bakar serpihan untuk industri semen. Dengan jaminan bahwa 90% batch produksi RDF selama uji coba 7 hari harus memenuhi spesifikasi ini, standar yang ditetapkan sangat serius.
Ekosistem Satu Rasa telah memiliki rekam jejak dalam menghasilkan RDF dengan nilai kalor stabil di kisaran 3.000–4.500 kcal/kg. Ini bukan klaim di atas kertas — ini adalah hasil operasional yang dapat diverifikasi dari sistem mesin yang sudah berjalan.
Setiap ton sampah yang berhasil dikonversi menjadi RDF berarti satu ton lebih sedikit bahan baku fosil yang dibakar di industri semen. Dan dengan platform Sampah Watch, nilai pengurangan emisi karbon ini dapat dihitung, dilaporkan, dan berpotensi dikreditkan dalam skema NEK (Nilai Ekonomi Karbon) nasional.
Tertarik Mengenal Lebih Dalam?
Apakah Anda pengelola TPST, dinas lingkungan hidup, atau pihak yang terlibat dalam program ISWMP? Tim Satu Rasa siap berdiskusi tentang kebutuhan teknis dan solusi yang tepat untuk lokasi Anda.
Diskusi dengan Tim Kami Lihat Solusi Teknis CRE